Kamis, 04 Agustus 2011

Kehidupan Politik di Desa Sukanagara

Politik
         Berdasarkan pemilihan kepala daerah, terdapat 2250 orang penduduk yang mempunyai hak pilih. Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu bupati/walikota lalu ada 2000 pemilih. Jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam pemilu gubernur yang lalu ada 1100 pemilih. 
     Dalam permasalahan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan dan pelestarian hasil pembangunan, jumlah masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan fisik di desa dan kelurahan sesuai hasil Musrenbang yaitu 75%. Jumlah penduduk yang dilibatkan dalam pelaksanaan proyek padat karya oleh pengelola proyek yang ditunjuk pemerintah desa/kelurahan atau kabupaten/kota sekitar 50%. Ada 75% usulan pemerintah desa yang disetujui menjadi rencana kerja desa/kelurahan. Ada 75% usulan rencana kerja program dan kegiatan dari pemerintah kabupaten/kota/provinsi dan pusat yang dibahas saat musrenbang dan disetujui untuk dilaksanakan di desa dan kelurahan oleh masyarakat. Ada penyelenggaraan musyawarah desa/kelurahan untuk menerima, memelihara dan melestarikan hasil pembangunan yang sudah ada. Terdapat pelaksanaan kegiatan dari masyarakat untuk menyelesaikan atau menindaklanjuti kegiatan yang belum diselesaikan oleh pelaksana sebelumnya.
      Di semangat kegotongroyongan penduduk, jumlah kelompok arisan ada 4 buah. Jumlah penduduk yang menjadi orang tua asuh ada 1 orang. Desa Sukanegara memiliki dana sehat serta kegiatan gotong royong atau sambatan/sejenisnya dalam pembangunan rumah, pengolahan tanah, pembiayaan pendidikan anak sekolah/kuliah/kursus, pemeliharaan fasilitas umum dan fasilitas sosial/ prasarana dan sarana, pemberian modal usaha, pengerjaan sawah dan kebun, menjaga ketertiban, ketentraman dan keamanan, dalam peristiwa kematian, menjaga kebersihan desa/kelurahan, membangun saluran air, pemberantasan sarang nyamuk  dan kesehatan lingkungan, kerjasama antar desa/kelurahan, penyelesaian perselisihan antar desa/kelurahan, menolong keluarga tidak mampu dan fakir miskin di desa dan kelurahan, penanggulangan bencana, pelaksanaan kegiatan bulan bhakti dan gotong royong, dan kegiatan kepala desa sebagai hakim perdamaian desa.
Masyarakat secara aktif melakukan adat istiadat dalam perkawinan, kelahiran anak, upacara kematian, pengelolaan hutan, memecahkan konflik warga, menjauhkan bala penyakit dan bencana alam, memulihkan hubungan antar semesta dengan manusia dan lingkungannya serta penanggulangan kemiskinan bagi keluarga tidak mampu/fakir/miskin/terlantar.
Selengkapnya...

Ekonomi Masyarakat Desa Sukanagara

Ekonomi Masyarakat
    Dalam bidang ekonomi masyarakat terutama kesejahteraan keluarga terdapat 1401 keluarga prasejahtera, 976 keluarga sejahtera 1, 754 keluarga sejahtera 2, 528 keluarga sejahtera 3, 696 keluarga sejahtera 3 plus, jadi total jumlah kepala keluarga 1189 keluarga. Produk Domestik desa /kelurahan Bruto, subsektor pertanian, tanaman padi pertanian dan palawija, memiliki luas tanaman padi tahun ini 47 Ha, nilai produksi tahun ini Rp 210.000.000, biaya pemupukan Rp 10.340.000, biaya bibit Rp 4.525.000, biaya obat Rp 3.200.000,dan biaya lainnya Rp 22.450.000.



         Pendapat perkapita dari pendapatan perkapita menurut sector usaha, pertanian yaitu jumlah rumah tangga petani 252 keluarga, jumlah total anggota rumah tangga petani  826 orang,  jumlah rumah tangga buruh tani 1324 keluarga, jumlah anggota  rumah tangga buruh petani 829 orang, dan jumlah pendapatan perkapita dari sector pertanian untuk setiap rumah tangga pertanian Rp 3.725. Di perkebunan memiliki jumlah rumah tangga buruh  perkebunan 40 keluarga, jumlah anggota rumah tangga buruh perkebunan 40 orang, dan jumlah pendapatan perkapita dari sektor perkebunan untuk setiap rumah tangga perkebunan Rp 7.600.000. 
        Di Industri kecil menengah dan besar, jumlah rumah tangga perkebunan 40 keluarga, jumlah total anggota rumah tangga perkebunan 160 orang. Di bidang Jasa dan Perdagangan, jumlah rumah tangga sektor jasa dan perdagangan 80 keluarga, jumlah total anggota rumah tangga jasa perdagangan 240 orang, jumlah anggota rumah tangga buruh jasa dan perdagangan 100 orang, dan jumlah pendapatan perkapita dari sektor jasa dan perdagangan untuk setiap rumah tangga jasa dan perdagangan Rp 600.000,00.
       Berdasarkan pendapatan rill keluarga, kepala keluarga berjumlah 1186 KK. Jumlah anggota keluarga sebanyak 4350 orang. Jumlah pendapatan kepala keluarga Rp 600.000,00. Jumlah pendapatan dari anggota keluarga yang bekerja Rp 600.000,00. Jumlah total pendapatan keluarga Rp 1.200.000,00. Rata-rata pendapatan peranggota keluarga Rp 20,00/hari.

Selengkapnya...

Peternakan di Desa Sukanagara

Peternakan
     Perternakan Desa Sukanagara terdiri dari hewan sapi dengan jumlah pemilik 1 orang dan jumlah populasi sapi 3 ekor, hewan kebau jumlah pemiliknya 4 orang dan jumlah populasinya 20 ekor, ayam kampung jumlah pemiliknya 1106 orang dan jumlah populasinya 4000 ekor, kambing dengan jumlah pemilik 15 orang dan jumlah populasinya 125 ekor, domba pemiliknya 100 orang dengan jumlah populasi 300 ekor, burung wallet jumlah pemiliknya 1 orang dengan jumlah populasi 1000 ekor. Sedangkan hewan anjing dengan jumlah 9 ekor yang hidup dengan liar dikawasan Desa Sukanagara.
Produk yang dihasilkan dari perternakan yaitu telur 1200 kg/tahun, air liur burung wallet 4 kg/tahun. Untuk ketersediaan hijauan pakan ternak terdiri dari luas tanaman pakan ternak (rumpuk gajah,dll) sebesar 12 Ha dan luas lahan gembalaan sebesar 2 Ha.
Sedangkan pemasaran hasil ternak biasanya dijual langsung ke konsumen atau dijual melalui tengkulak dan dijual melalui pengecer. Pada sector perikanan, di Desa Sukanagara membudidayakan ikan air tawar dan memiliki empang/kolam  seluas 1 Ha/m2 dengan menghasilkan 2 Ton/Tahun. Ikan yang dibudidayakan bermacam-macam jenisnya. Pemasaran hasil perikanan tersebut bisa dijual melalui pengecer, dijual ke pasar hewan atau dijual langsung ke konsumen.
Selengkapnya...

Penduduk dan Agama di Sukanagara


                                               

          Menurut jenis kelaminnya laki-laki  2246 orang, dan perempuan 2101 orang, sedangkan jumlah penduduk tahun lalu laki-laki 2188 orang dan perempuan 2033 orang,  persentasie dari jumlah penduduk laki-laki 4,1% dan perempuan 4,3%. Sedangkan perkembangan kependudukan dilihat dari jumlah kepala keluarga  untuk KK laki-laki berjumlah 980 KK, perempuan 206 KK, jumlah total kk tahun ini 1186 KK. Jumlah kepala keluarga tahun lalu untuk  kepala keluarga laki-laki 953 KK, perempuan 145 KK, jumlah total kk tahun lalu 1098 KK


Di desa ini seluruh penduduknya beragama Islam dengan jumlah laki-lakinya sebanyak 2.246 orang dan perempuannya berjumlah 2.103 orang.

                               
Selengkapnya...

Mata Pencaharian Penduduk Desa Sukanagara

Mata Pencaharian  
     Mata pencaharian pokok masyarakaat Desa Sukanagara antara lain petani sebanyak laki-laki 230 orang. Buruh tani ada 632 orang. Buruh migrant perempuan ada 100 orang dan buruh migrant laki-laki 172 orang. Pegawai negeri sipil laki-laki ada 30 orang dan 35 orang perempuan. Pengrajin industri rumah tangga sebanyak 12 orang laki-laki.
Pedagang keliling sebanyak laki-laki 2 orang dan 90 orang perempuan. Peternak sebanyak 7 orang laki-laki. Montir sebanyak 4 orang laki-laki. Dukun kampung sebanyak 4 orang laki-laki. Pengusaha kecil dan menengah sebanyak 7 orang laki-laki. Karyawan perusahaan swasta sebanyak 65 orang laki-laki dan 55 orang perempuan.
     Tenaga kerja penduduk usia 18-56 tahun sebanyak 173 orang laki-laki, penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja sebanyak 100 orang laki-laki, penduduk usia 2-18 tahun yang masih sekolah sebanyak 620 orang laki-laki dan 120 orang perempuan, kemudian penduduk usia 56 keatas sebanyak laki-laki sebanyak 65 orang dan perempuan 55 orang.
        Kualitas angkatan kerja pada penduduk usia 18-56 tahun yang tidak tamat SD laki-laki sebanyak 200 orang dan perempuan 150 orang. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SD sebanyak 100 orang laki-laki dan 75 orang perempuan, kemudian penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SMP laki-laki sebanyak 90 orang dan perempuan 120 orang. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat SMA sebanyak 70 orang laki-laki dan 40 orang perempuan. Penduduk usia 18-56 tahun yang tamat perguruan tinggi 9 orang laki-laki dan perempuan 3 orang.
Selengkapnya...

Pendidikan di Desa Sukanagara



SDN Sukanagara yang baru dibangun kembali setelah diterjang gempa bumi di tahun 2009

Tingkat pendidikan di Desa Sukanagara pada usia 3-6 tahun yang belum masuk TK, laki-laki berjumlah 111 anak, perempuannya berjumlah 210 anak. Usia 3-6 tahun yang sedang TK/Playgroup laki-laki berjumlah 35 orang, dan perempuannya berjumlah 65 orang. Usia 7-18 ahun yang sedang bersekolah : laki-laki berjumlah 620 orang, perempuan berjumlah 120 orang. Usia 18-56 tahun pernah SD tetapi tidak tamat, laki-laki berjumlah 450 orang dan perempuan berjumlah 320 orang. Tamat SD/sederajat laki-laki 120 orang, perempuan 80 orang.

SDN Sukanagara yang berdiri dengan kerjasama pihak asing
Tamat SMP/sederajat laki-laki berjumlah 90 orang, dan perempuan 120 orang. Tamat SMA/sederajat 70 orang laki-laki dan 40 orang perempuan. Tamat D2/sederajat ada berjumlah 3 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Tamat D3/sederajat 4 orang laki-laki, perempuan tidak ada. Tamat S1/sederajat ada 9 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Tamat S2/sederajat ada 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan

Suasana belajar di PAUD

Suasana belajar di PAUD


Selengkapnya...

Potensi Alam Desa Sukanagara


Curug Orog

Potensi Alam
Setiap wilayah tentu memiliki potensi alam masing-masing. Desa Sukanagara dianugrahi potensi yang luar biasa dalam bidang pertanian dan perkebunan, di bidang pertanian terdapat:
     a. Tanaman Pangan
               Jumlah keluarga yang memiliki tanah pertanian sebanyak 176 keluarga, yang tidak memiliki tanah pertanian sebanyak 758 keluarga. Yang memiliki tanah kurang dari 1 Ha sebanyak 69 keluarga, yang memiliki tanah sekitar 5-10 Ha sebanyak 11 keluarga dan jumlah total keluarga petani sebanyak 1287 keluarga. Untuk komuditas tanaman pangan yang dihasilkan per tahun terdiri dari jagung sebanyak 5 Ton/Ha, kacang tanah 0,5 Ton/Ha untuk padi sawah terdiri dari 54 Ha lahan dan menghasilkan 1,2 Ton/Ha, padi ladang terdirir dari 4 Ha lahan dan menghasilkan 8 Ton/Ha, ubi kayu terdiri dari 7 Ha     lahan yang menghasilkan 2,5 Ton/Ha
b.  Komoditas Buah-buahan
             Jumlah keluarga yang memiliki tanah perkebunan sebanyak 400 keluarga dan yang tidak memiliki sebanyak 797 keluarga. Komuditas yang dihasilkan yaitu buah pisang yang terdiri dari 5 Ha lahan yang ,menghasilkan 5 Ton/Ha, buah nangka terdiri dari 4 Ha lahan menghasilkan 0,5 Ton?ha, buah sirsak tediri dari 1 Ha lahan menghasilkan 0,25 Ton/Ha, buah jambu klutuk terdiri dari 1 Ha lahan yang dihasilkan 2 Ton/Ha
c. Tanaman Apotik Hidup dan sejenisnya
   Komoditas yang dihasilkan dari tanaman apotik hidup terdiri dari jahe dengan luas 0,5 Ha menghasilkan 0,5 Ton/Ha, kunyit dengan luas 0,5 Ha menghasilkan 0,7 Ton/Ha, lengkuas dengan luas 1,5 Ha menghasilkan 1 Ton/Ha, daun sereh dengan luas 1 Ha menghasilkan 0,5 Ton/Ha dan kencur dengan luas 0,25 Ha menghasilkan 0,3 Ton/Ha.
    Untuk pemasaran hasil dari tanaman pangan dan tanaman buah-buahan langsung dijual kepada konsumen atau dijual melalui pasar dan melalui pengecer. Sedangkan untuk tanaman apotik hidup hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Sedangkan untuk hasil tanaman perkebunan julah keluarga yang memiliki lahan kurang dari 5 Ha sebanyak 17 keluarga. Komuditas yang dihasilkan yaitu untuk perkebunan Negara hanya menghasilkan kelapa saja dengan hasil 4 Kw/Ha.
Untuk perkebunan rakyat komuditas yang dihasilkan terdiri dari kelapa sebanyak 1500 Kw/Ha, cengkeh dengan luas 6 Ha menghasilkan 12 Kw/Ha, karet dengan luas 390 Ha sampai saat ini belum menghasilkan produk. Pemasaran untuk hasil perkebunan biasanya dijual langsung kepada konsumen atau dijual melalui pengecer.
d. Hutan
     Dari 313,75 Ha/m2 tanah hutan yang terdiri dari hutan produksi dan hutan suaka menimbulkan dampak dari pengolahannya yaitu, hilangnya sumber mata air, terjadinya kekeringan atau sulit air dan terjadi lahan

areal kebun teh di dekat pedesaan
Geologis
Bahan galian yang terdapat di Desa Sukanagara terdiri dari batu kali, batu gunung, pasir batu cadas, pasir batu, pasir besi dan tanah liat. Produksi bahan galian tersebut untuk pasir tingkat produksinya dikatakan sedang, batu kali dikatakan cukup banyak, batu gunung tngkat produksinya sedang, sedangkan pasir batu cadas, pasir batu dan pasir besi tingkat produksinya dikatakan rendah dan hasil produuksi dari tanah liat dikaatakan cukup banyak. Untuk semua hasil bahan galian kepemilikannya dikelola oleh perorangan. hasil bahan galian tidak dipasarkan.

kondisi lahan sekitar



Selengkapnya...